Bagaimana Memilih Power Bank Berkualitas dan Tahan Lama

March 2, 2020

Bateri ponsel habis ketika bepergian, pastinya hal ini cukup menjengkelkan. Apalagi dalam perjalanan tersbeut, Anda tidak dapat mengisi ulang baterai tersebut. Tentu hal ini akan menjadi masalah yang cukup pelik.

Untuk mengatasi hal seperti ini, sebaiknya Anda selalu membawa Power Bank. Power bank yang ada di pasaran ini memang cukup beragam, lalu bagaimana cara memilihnya:

  1. Pilih power bank merk terkenal

Tips pertama dalam memilih power bank adalah dengan memilih merk terkenal. Pastinya brand terkenal, akan menjamin mutu produk yang dikeluarkan. Baik dalam segi bahan, kualitas produk dan hal lainnya. Tapi dalam hal ini Anda juga perlu waspada, bahwa tidak semua produk dari merk terkenal tersebut asli. Maka dalam hal ini pastikan bahwa produk power bank yang Anda pilih dan beli, asli. Sehingga kualitasnya jadi lebih terjaga. Salah satu cara memperhatikan apakah produk tersebut asli atau tidak adalah masalah harga.

  1. Menggunakan baterai Li- Polymer

Yang perlu Anda ketahui disini adalah, baterai umum yang ada di pasaran adalah Lithium Io atau dikenal dengan Li-Ion. Walaupun harganya cukup murah, namun bateri jenis ini, sering tidak stabil. Selain itu, baterai jenis ini, juga lebih cepat panas, dan mudah mengalami masalah, bahkan hingga meledak.

Lain halnya jika Anda menggunakan baterai dari Li – Polymer atau dikenal juga dengan Li – Po. Walaupun dari segi harga terbilang lebih mahal, namun baterai jenis ini, terbilang lebih stabil. Tidak mudah mengalami kebocoran elektrolit. Secara otomatis power bank dengan Li – Po mempunyai daya tahan yang lebih lama.

  1. Pilih kapasitas yang sesuai kebutuhan

Pilih juga power bank yang mempunyai kapasitas 2 kali lebih banyak, dibandingkan dengan baterai handphone itu sendiri. Mengingat ini adalah baterai cadangan yang hanya akan mentransfer 70 hingga 80% dari total daya yang dimilikinya. Misalnya saja Anda mempunyai baterai dengan kapasitas sekitar 4.000 mAh, maka pilih power bank dengan kapasitas sekitar 8.000 mAh. Agar baterai Anda cepat penuh, dan sisanya dapat digunakan sebagai cadangan.

  1. Pilih arus daya yang sama dengan handphone 

Masing-masing perlengkapan elektronik, mempunyai nilai arus daya yang berbeda-beda. Termasuk ketika Anda mengisi baterai, pilih power bank yang alur dayanya sesuai dan sama dengan baterai Anda. Hal ini dilakukan, sebagai antisipasi baterai cepat rusak. Mengingat saat ini ada banyak handphone yang menawarkan fitur fast charging.

Umumnya, fitur seperti ini, memerlukan arus sekiar 2 ampere. Jadi lebih baik, jika power bank yang hendak dibeli, juga mempunyai output sekitar 2A. Tentunya hal ini dilakukan, untuk memperpanjang usia baterai handphone Anda.

  1. Pastikan power bank mempunyai sertifikat CE dan FCC

Adanya sertifikasi CE atau European Standard dan juga FCC atau US Federal Communication Commision ini, juga dibutuhkan. Guna menjamin kualitas  dari sebuah produk elektronik, sebagai jaminan bahwa produk tersebut sudah lulus uji sertifikasi dan standar layak guna pakai.

Dengan adanya sertifikasi tersebut, maka power bank yang dibeli memang berkualitas. Sedangkan jika power bank yang Anda beli, tidak dilengkapi dengan sertifikat, ada kemungkinan kualitas dari power bank tersebut, kurang maksimal. Yang mungkin akan memberikan dampak sendiri pada handpone Anda.

Satu hal lain yang juga termasuk tips memilih power bank adalah pastikan ketika membeli alat tersebut, juga disertakan garansi produk. Artinya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka Anda dapat langsung melakukan klaim, guna memperbaiki produk tersebut.